Koperasi: Sisa Hasil Usaha (SHU)

Istilah Sisa Hasil Usaha atau SHU dalam organisasi badan usaha koperasi dapat dipandang dari dua sisi. Dari sisi pertama, SHU ditentukan dari cara menghitungnya yaitu seperti yang disebut di dalam Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Perkoperasian. Sehingga SHU adalah merupakan laba atau keuntungan yang diperoleh dari menjalankan usaha sebagaimana layaknya sebuah perusahaan bukan koperasi. Dari…

Aspek Perpajakan Koperasi dan UMKM

Kontribusi pembayaran pajak dari Wajib Pajak berbentuk koperasi, usaha kecil dan menengah saat ini sangat kecil dibandingkan total penerimaan pajak, padahal jumlah koperasi, usaha kecil dan usaha menengah sangat banyak. Kurangnya pemahaman akan ketentuan perpajakan dan kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang banyaknya fasilitas perpajakan yang tujuannya mendorong sektor usaha kecil dan menengah, kemungkinan dapat menjadi…

Koperasi: Koperasi dan Ekonomi Humanistik

Ekonomi liberal-kapitalistik digerakkan oleh para homo-economicus, yaitu makhluk ekonomi rakus yang insting dan perilakunya mencari kepuasan dan keuntungan maksimal. Mereka menjadi ahli dalam hal meminimumkan biaya dan memaksimalkan perolehan. Sedangkan homo-socius adalah makhluk sosial yang menjaga kerukunan antarsesama dan bekerja sama untuk kepentingan bersama. Homo-socius cenderung menjadi homo-ethicus, homo-religious, sekaligus homo-humanus, yang mengemban etika dan…

Koperasi: Bagaimana Credit Union Berkembang?

Koperasi Kredit yang sering juga disebut “Credit Union” adalah koperasi yang mempunyai usaha tunggal, yakni simpan-pinjam sebagai usaha atau bisnis utamanya. Koperasi kredit ini biasanya muncul atas prakarsa dan mufakat sekelompok orang yang merasa mempunyai kesamaan kebutuhan dan kepentingan untuk menggerakkan suatu modal bersama, terutama yang berasal dari simpanan untuk dipinjamkan di antara sesama mereka.…

Koperasi: Peranan Perempuan dalam Pengembangan Koperasi

Peranan wanita di Bangladesh yang paling tersohor dalam menggerakkan cooperativism, karena mereka menggerakkan dan menjadikan mitra Grameen Bank (GB) yang menjalankan semacam bank yang memberikan pinjaman tanpa jaminan barang. GB mendapat pujian di mana-mana termasuk dari Bank Dunia karena pinjaman yang diberikan tanpa agunan barang. Pinjaman diberikan dalam kelompok-kelompok kecil, bila satu anggota mendapat kredit,…

Laporan Keuangan Koperasi

A. Ketentuan Umum Mengingat pemakai laporan keuangan koperasi adalah anggota koperasi, pengurus, pengawas serta stakeholder lain (pemerintah, kreditur dan pihak lain yang berkepentingan) maka laporan keuangan harus memenuhi ketentuan dalam penyajian kualitatif laporan keuangan, antara lain: 1. Karakteristik yang bersifat spesifik dari laporan keuangan koperasi diantaranya adalah: a. Laporan keuangan merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban…

Karakteristik Khusus Koperasi

A. Jatidiri Koperasi 1. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan; 2. Koperasi didirikan dan melakukan kegiatannya berdasarkan nilai-nilai: kejujuran, keterbukaan, tanggungjawab sosial dan peduli terhadap orang lain; 3. Prinsip koperasi merupakan satu kesatuan sebagai…

Peranan LSM Peranan di Koperasi

LSM dalam mengembangkan koperasi, secara sederhana, bisa dikemukakan dengan ilustrasi di bawah ini. Koperasi sebagai wahana untuk menuju masyarakat adil dan makmur dianalogikan sebagai kereta api dari Yogyakarta yang menuju Jakarta. Anggota koperasi dianalogikan sebagai penumpang keretaapi. Peraturan-peraturan mengenai koperasi diumpamakan sebagai peraturan-peraturan perkeretaapian, seperti penumpang harus membeli karcis terlebih dahulu, datang pada waktunya, atau…