Pada Jumat 29 Juli 2016, bertempat di Pasir Impun Kab. Bandung, team Koperasi Penabulu kembali mengunjungi Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa. Undangan kali ini, karena selain ada kegiatan ulang tahun pemilik dan penggagas kawasan ekowisata, Eka Santosa, juga deklarasi Gerakan Hejo untuk meramaikan pemilihan gubernur Jawa Barat 2018.

Bagi Agung Fajar, Manajer Koperasi Penabulu yang berkantor pusat di Pasar Minggu DKI Jakarta, aktivitas Eka yang merambah juga pemberdayaan masyarakat melalui Gerakan Hejo, BOMA Jabar, dan Forum DAS Citarum membuka celah kerjasama pengembangan koperasi secara luas. “Saya dan teman dari Jakarta, hadir hari ini. Cukup tercengang dengan gagasan ini, juga antusiasme dari hadirin akan koperasi sangat besar. Ini yang kami inginkan, sebenarnya”.

Banyak potensi ekonomi dan pemberdayaan masyarakat yang bisa dimaksimalkan di Jawa Barat. Seperti disampaikan oleh Muh Husen yang akrab disapa Husen Lauk, Ketua Forum Komunikasi Karantina Ikan Jabar, banyak desa yang ingin didampingi untuk memaksimalkan kegiatan perekonomiannya, bentuknya bisa Koperasi atau BUMDes. Karena sejak ada UU Desa ini, masyakat mulai bergeliat untuk membangun ekonomi di tataran Desa. Oleh karena itu perlu ada pendampingan dari Koperasi dan Penabulu secara umum, agar masyarakat bisa meningkat ekonominya.

Nandang Permana, Ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Jabar , menyatakan:”Sudah lama warga pesisir Jabar utara dan Selatan, inginkan perbaikan nasib dan meningkatkan penghidupan yang berkelanjutan (livelihood). Terutama dengan memperbaiki lingkungan dan tingkatkan kesejahteraan secara nyata.

Nah, kegiatan ini bisa dibantu oleh Koperasi, untuk management dan memperkuat masyarakat dalam mengatur ekonominya agar lebih sejahtera. Maka, selain membicarakan Koperasi, team dari Penabulu (Ahmad Sofyan, Maya fathia dan Misan) juga diminta untuk membantu 200 desa di Kabupaten Garut dan kabupaten Kerawang, untuk mengidentifikasi potensi desa yang bisa dikembangkan agar ada peningkatan taraf penghidupan, sesuai dengan potensi dan sumberdaya.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment